Pagi-pagi tinggal cekrek kompor. Biasanya pasangan saya sudah menyiapkan panci berisi air. Masalahnya, pagi itu pancinya lupa diisi air. Saya juga langsung menyalakan kompor tanpa mengecek. Kerja sama yang sangat kompak untuk menghasilkan aroma gosong.

Begitu sadar, saya refleks membuka tutup panci. Panasnya menempel ke jempol. Mulut saya malah lebih cepat dari otak: makanya pagi-pagi jangan hapean mulu. Jempol saya yang meleleh, suasana rumah ikut mendidih. Paket lengkap.

Kadang waktu sesuatu salah, kita cepat mencari siapa yang bisa disalahkan. Padahal Yakobus 1:19 mengingatkan kita untuk cepat mendengar, lambat berkata-kata, dan lambat marah. Rupanya yang perlu didinginkan bukan cuma jempol, tapi juga mulut.